Selasa, 17 Maret 2015

dalang berulah.

dunia, laksana lakon wayangan.
silit dalang bersilat.
yang mendengarkan manggut-manggut.
tak mengerti pun tetap manggut.
biar terlihat mengerti, sedikit penting banyak tampan.
mungkin karena ulah hitamnya malam,
dan pekatnya aroma dupa.

pukulan sayang

besok dimulai,
misteri yang berbeda dimulai seperti biasa.
kita tak bosan menerka,
merancang sketsa garis hidup kita.
tapi tak pernah sempurna,
karena garisnya bukan kita yang membuat....

dan pukulan sayang tak terhindarkan.
membuat muka kita berdarah, juga hati kita.
dan hati kita tercerah, harapan datang setelahnya.

Sabtu, 07 Maret 2015

Hal yang tidak kita ingat

sungguh buruk perlakuan manusia....

pada dirinya sendiri.
dengan alasan yang tak pasti,
merasa bahwa dirinya pasti di ampuni.

padahal timbangan itu bekerja
sedangkan kita hanya lupa saja.

dua dunia dalam koma

ini hanya jadi catatan kecil hidupku.

bagaimana kita bisa melalui badai,
jika kita tak pernah mempersiapkan tempat untuk kita berlindung?